48. Peng Red (46)-14 Sep ’14

Standar

SOS SOS SOS

KMP Sedang Berkiprah

Melenyapkan NKRI Menyusul Uni Soviet & Yugoslavia

.

Koalisi Memusuhi Pancasila di Dalam Pancasila itu Sendiri
Ketika Menyoal Sila ke-4 Pancasila Minus UUD 2002

.

Kawan, Selamat Datang di blog kami pengeposan (posting) ke-46 bertarikh 14 September 2014.

Seperti Redaksi tengarai pada pengeposan bulan lalu, 14 Agustus 2014, Prabowo-Hatta akan terus “merangsek” untuk terus memasalahkan Pilpres 2014 melalui segala macam cara. (Simak hlm 47).

Koalisi Merah Putih yang sejak awal kampanye Pilpres—koalisi bagi-bagi kursi,Tabloid Obor Rakyat, lembaga-lembaga Quick Count tidak kredibel—hingga tuntutan yang tak dikabulkan Mahkamah Konstitusi, sudah menunjukkan “ketidaktulusan” perjuangan mereka seturut salah satu orang tua mereka. Tokoh Partai Sosialis Indonesia yang bekerja sama dengan kaum imperialis musuhnya Sukarno, menjadi bagian dari gerakan separatis era 1950-an. (Simak hlm 13a).

Sehingga, begitu isu paling anyar bulan ini yang digelindingkan Fadli Zon seperti diwaritakan Kompas.com (13/9/2014,11.13 WIB) bertajuk “Fadli Zon: Kalau Mau Pilkada Langsung, Ubah Dulu Pancasila”, publik heboh memprotes keras!

Lamun, hemat Redaksi adalah kaum globalis-imperialis yang justru kegirangan, bersuka cita dengan protes itu.

Lantaran, konstitusi gadungan UUD 2002/niramendemen UUD 45 hasil intervensi NDI (National Democratic Institute)-Madeleine Albright (mantan Menlu AS) justru yang menghapus sila ke-4 Pancasila. Yang bukan saja men-down-grade MPR yang tidak lagi menjadi locus of power, sang pemberi mandat bagi Presiden (Mandataris MPR), tapi sistem pemilu-langsung sejak itu menggantikan sistem perwakilan.

Tetapi, bagi Redaksi Fadli Zon sekaligus juga telah melakukan “blunder”: membuka aib agenda tersembunyi KMP sendiri: begundal imperialis. Menentang Trisakti-Gotong Royong, visi misi pemerintah baru Jokowi-JK. Beda-beda tipis dengan greget imperialis yang mengkudeta-merangkak Soekarno, setengah abad silam.

Pasalnya, Fadli menyoal pemilu-langsung dengan menyodorkan argumentasi sila ke-4 Pancasila tapi tidak menyentuh sama sekali UUD 2002/niramendemen UUD 45.

Jadi, untuk kami sangat terang benderang. KMP kembali melakukan hal-hal pandir dalam berpolitik. Ya, namanya juga setiras wayang. Tapi memiliki power signifikan yang di-charge sang Tuan.

Makanya kami kirim isyarat untuk publik: SOS SOS SOS KMP sedang berkiprah melenyapkan NKRI menyusul Uni Soviet dan Yugoslavia.

KMP koalisi memusuhi Pancasila di dalam Pancasila itu sendiri ketika menyoal sila ke-4 Pancasila minus UUD 2002.

Silakan simak hlm 48a.

Semoga media ini bermanfaat.

Selamat membaca Pembaca Budiman.

ooOoo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s