69. Peng Red (67) – 14 Jan ’16: Presiden Jokowi: Kita Tidak Boleh Takut Dengan Aksi Teror! (Kompas.com)

Standar

Presiden Jokowi: Kita Tidak Boleh Takut Dengan Aksi Teror!

.

Sumber: Kompas.com, Kamis, 14 Januari 2016

.

DK-Jan 2016-Teror Jkt 14 Jan

.

Kamis,14 Januari 2016

Siang ini terjadi ledakan di Kawasan Sarinah …

ooOoo

Kawan, Selamat Datang di blog kami pengeposan (posting) ke-67, pengeposan perdana di tahun yang baru kita masuki ini, bertarikh 14 Januari 2016.

Bertepatan pada hari ini merebak terorisme di jantung Ibukota Jakarta, kawasan Sarinah, Jl MH Thamrin.

Seiring ikhtiar blog ini mendukung Jokowi-JK sejak awal dalam salah satu tekad utama mereka “menghadirkan negara” sesuai visi jalan ideologis trisakti-masohi/gotong royong, menjadi alasan kami mengutip utuh warita Kompas.com pernyataan terkait dari Presiden Jokowi.

Selengkapnya (berbentuk video) simak/klik hlm 69a.

.

.ooOoo

.

Panglima TNI: NKRI Tidak Bisa Ditekan, Diancam oleh ISIS

.

.
dk-jan 2015-teror-02
.

JAKARTA, KOMPAS.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyebarkan semangat bahwa bangsa Indonesia tidak dapat ditakuti oleh aksi terorisme.

[…]

Masih di pengeposan yang sama ini dengan greget yang sama pula dalam mendukung Jokowi-JK tanpa reserve, kami kutip utuh pernyataan keras “kekuatan pemukul” kita yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatoto Nurmantyo.

Selengkapnya simak/klik hlm 69b.

ooOoo

14 Januari 2016 “Deadline” Freeport Tawarkan Divestasi

.

.

dk-69c-freeport vs terorisme

KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTO — PT Freeport Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan PT Freeport Indonesia memiliki batas waktu hingga 14 Januari 2016 untuk menyampaikan penawaran divestasi saham.

Ternyata, teror 14 Januari 2016 di Jakarta itu bertepatan dengan tenggat (deadline) PT Freeport Indonesia untuk menyampaikan divestasi 10,64 % (berhubung kita telah memiliki 9,36 %) sehingga total 20%.

Suatu kebetulan yang dengan sendirinya menimbulkan tanya. Seperti halnya Bu Clinton yang “kebetulan” berkunjung ke Indonesia pada awal September 2012 dan terjadilah “relokasi Syiah Sampang” — pas “kebetulan” pula Presiden Suriah Assad sudah setahun (dan sampai hari ini) belum juga terjungkal beda dengan Saddam Husein dan Moammar Khadafi.

Silakan saja simak warita selengkapnya di hlm 69c.

Semoga media pewarta warga ini bermanfaat.

Selamat Membaca Kawan Pembaca Budiman.

 

ooOoo

.
.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s