103. Peng Red (101) – 14 Nov ’17

Standar

103. Pengantar Redaksi (101) – 14 November 2017

.

Kawan, Selamat Datang di blog kami pengeposan (posting) ke-101 bertarikh 14 November 2017.

Silakan saja simak/klik selengkapnya warita di bawah ini.

Selamat Membaca Kawan Pembaca Budiman.

Semoga media pewarta warga ini bermanfaat.

.

ooOoo

.

Trostky, Sang Parewa Wall Street

.

103a-Trotsky-Guililma-VT-01

.

Oleh Galima Galiullina, Ph D untuk

Veterans Today, 31 Oktober 2017, “Trotsky, the Wall Street Thug”

.

Dalam rangka 100 Tahun Revolusi Besar Oktober

.

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

Bagian I. Trotsky dan Rusia

[I.1] Kaum Muda Rusia sebagai Obyek dari Nafsu

Rusia bukan sebuah negara, ia adalah sebuah dunia (Russia is not a state, it is a world), tulis seorang pewarta terkenal tentang tanah tumpah darah Tsar yang mencerminkan keragaman bangsanya, berbagai zona iklim, keragaman besar sumber daya alam dan ketidaksamaan aspirasi yang luar biasa dari individu-individu manusia (human individuals), dimana kekaisaran tersusun.

Frasa pengantar ini untuk artikel “Young Russia: The Land of Unlimited Possibilities” diawali sebuah tinjauan analitis tentang Rusia pada awal abad ke-20 oleh Gilbert Grosvenor dalam terbitan Majalah National Geographic edisi November 1914.

Suami saya entah bagaimana secara ajaib memeroleh majalah ini dalam sebuah lelang eBay dan memberikannya kepada saya pada 2014, [sama-sama] tahun keseratus dari isu yang sepenuhnya didedikasikan untuk Rusia. Banyak foto-foto berwarna dan hitam dan putih menghiasi halaman-halaman spesifik [waxed pages] di majalah tersebut dan mengungkapkan keragaman kehidupan Rusia yang menakjubkan pada awal abad yang lalu.

Dan selama tiga tahun saya mengagumi majalah ini sampai hari-hari terakhir ini ketika saya membuat sebuah penemuan yang mengejutkan, mengapa dan untuk siapa ekspos tentang Rusia ini diterbitkan? Sesungguhnya, terbitan National Geographic ini adalah sebuah  produk pemasaran strategis para bankir Wall Street dan korporasi-korporasi Amerika terbesar.

Membaca “Young Russia” sebelum tindakan tegas mereka untuk menaklukkan pertiwi dengan oportunitas-oportunitas  tak terbatas melalui revolusi yang akan datang [1917], sulit untuk dapat melihat sesuatu di situ selain naskah yang dibuat dengan serius. Rusia sebagai pertiwi dengan oportunitas-opurtunitas tak terbatas adalah untuk mereka, dan bukan untuk rakyat yang mendiami Rusia.

Pada bagian terakhir [tulisan] kita menemukan pandangan tradisional tentang rakyat Rusia dan negerinya yang secara keseluruhan bagi dunia semata-mata “nasion yang luar biasa”: “Bagaimana nasion ini dalam beberapa hal yang bahkan lebih muda ketimbang Amerika Serikat, di mana nenek moyang kita yang dibawa dari institusi-institusi Inggris dan Belanda yang ditempa selama berabad-abad dengan pengujian yang keras, dan darah dan otak dilatih untuk pemerintahan sendiri melalui banyak, banyak generasi.”

Dan semuanya berakhir dengan harapan bahwa massa orang-orang Rusia yang buta huruf dan bodoh akan ditransformasikan oleh usaha mereka yang membawa pengalaman Amerika untuk membangun perkeretaapian, telepon, bioskop, agronomi dan peternakan serta, tentu saja, demokrasi.

Dalam artikel tersebut tidak ada sama sekali tentang universitas-universitas Rusia, para ilmuwan dan penulis-penulisnya, sejarah heroik dan para pemimpin hebat. Sesungguhnya, Rusia pra-revolusioner tampil sebagai objek geopolitik dan geoekonomi yang ideal bagi rencana strategis Wall Street untuk merebut pertiwi yang belum terjangkau, sumber-sumber daya alamnya dan seluruh Kawasan Inti [Heartland].

Melalui kekacauan dan perubahan revolusioner, penyingkirkan Tsar yang lemah dan picik, mengakali massa dengan slogan-slogan tentang tanah kepada para petani dan pabrik-pabrik untuk para pekerja, dongeng tentang kehidupan indah di bawah kekuasaan Bolshevik, rencana para pemodal dan kapitalis Barat untuk menghapus saingan yang lemah, mengubah Rusia menjadi pelengkap bahan baku [a raw material appendage], dan massa naifnya itu—menjadi budak kulit putih.

Siapa yang menjadi duta revolusi di Rusia untuk menerapkan rencana strategis para bankir Wall Street? Tentu saja, Trotsky (Leiba Bronstein). Dia sesungguhnya lahir untuk tujuan ini: karismatik, pemikir strategis, pembicara brilian, seorang pejalan tak kenal lelah dan organisator berbakat.

.

Selengkapnya simak/klik hlm 103a.

.

ooOoo

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s