komen Kompas.com

RDK, Jakarta, 21 Januari 2016. Ketika kami, Redaksi Dasar Kita, tidak bisa berkomentar di ruang komentar dari setiap warita Kompas.com. Selalu saja muncul “the page at megapolitan.kompas.com says: Maaf anda tidak bisa komentar, User telah diblok”.

Tiba-tiba saja, apalagi mengingat hal ini adalah hak penuh mereka medianya pun jenis tak berbayar pula, terbersit ide.

Dengan “berpikir positif ala Jokowi”, “energi positif” kami — yang mencoba berangkat dari doktrin Marxian nonrevisionis-ala Soekarno sejatinya percaya struktur demokrasi vertikal versi Naisbitt (2010) untuk tidak mengatakan prinsip kediktatoran proletar –, kami “alihkan” dan lahirkan halaman baru blog Dasar Kita “… komen Kompas.com …”.

Komentar kami untuk pilihan warita Kompas.com kini kami muat di halaman ini.

Pasalnya, bagaimana pun Kompas.com bagi kami “terpercaya dan perlu”. Pewarta (tua) profesional.

Terlebih untuk sebuah RI Hebat/Ampera ke depannya. Pas dengan motto mereka: Rayakan Perbedaan. Meski sebagai “sister company” dari koran tua Kompas yang lahir beberapa bulan pra-Gestok 1965 (istilah Soekarno). Koran yang kemudian besar bersama junta militer Suharto, justru hemat kami mereka “mitra” hebat menguatkan “keimanan” kami akan doktrin Marxian ala BK itu.

Poinnya hari ini dan ke depannya. Siapkah kami, atau siapa pun termasuk kelompok media massa yang meraksasa ini, bila jati diri kita itu — seperti dicanangkan Bung Karno dan dilanjutkan kembali Jokowi — bahwa gagasan Panca Azimat dengan cita-cita Ampera BK itu sesungguhnya sebuah sosialisme khas Indonesia?

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

Krishna Murti Jawab Tudingan Kejanggalan Teror Bom Thamrin di “Facebook”

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. Ruang & waktu sdh berbeda. Kini era jl ideologis 3sakti. Di mana posisi ideologi IPW (Indonesia Police Watch)? (ref hlm 68a)

#2. Masih ingat orang nomor 1 Polisi teriak “Relokasi Syiah Sampang” persis Ibu Clinton tiba Jakarta Sep 2012? Ketika sdh sethn Presiden Suriah Assad yg Alawit Syiah blm juga terjungkal menyusul Saddam & Khadafi. Yg kaya2 begini sejatinya jadi perhati IPW.(ref hlm 24a)

#3. Artinya negara, polisi kudu diperkuat. Bukan dg “men-cari2” titik2 kelemahan ga hakiki. Tpi polisi kudu dibantu “melepaskan diri” dr upaya “me-neolib-kan” (baca: negara lemah pebisnis kuat) RI dr kaum globalis yg hobi pake otot & meng-a/n-kan “ham-demokrasi”

.

Cerita Mbah Tohari Tetap Keliling Berjualan Sabun pada Usia 104 Tahun

Komentar Redaksi Dasar Kita

#1. “Saya tdk mau dikasih uang orng lain hanya karena kasihan kpd sy. Sy akan terima (uang) itu jika dia membeli barang saya, walaupun cuma sedikit.” Wow, 1 lagi ajar signifikan dr kaum yg dibela BK sejak muda s/d wafat; malah persis dikatakan BK: kekuatan hidup itu letaknya tdk dlm menerima tpi dlm memberi (ref hlm 23a)

.

Beri Somasi PDI-P, Nasdem Siap Hadapi Konsekuensi Politik

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

#1. Salah 1 “peninggalan” Bung Karno sejak 1926: PERSATUAN (ref hlm 23a), 90 th sdh blm jga kesampaian. Semoga “Soekarno abad 21” piawai merendanya (ref hlm 42a)

.

Diresmikan Presiden, 10 Pabrik Ini Akan Serap 11.727 Tenaga Kerja

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. Alhamdulillah. Bgtu KERJA3X beralas jati diri 3sakti-masohi/gotong royong (hlm 51a), kekuatan2 politik yg selama ini andalkan “akan2…/omdo” tak punya pilihan lain selain merapat ke JKW-JK. Klo mmang msh kpingin “dilirik” rakyat yg sdh bosan “demokrasi kriminal” (pinjam Rizal  Ramli ref hlm 65a)

.

Ahok: Jangan Sampai Pasien Sumpahin Perawat dan Rumah Sakit

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. Populis, konkret seorang Bang Ahok dlm KERJA u atasi sepotong persoalan akut: perkecil indeks Gini/persempit jurang kaya-miskin, dg sepotong kebijakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan (ref Rasio Gini di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir).   

.

Kombes Krishna Murti: Polisi Harus Berpenampilan Bagus karena Masuk TV

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. “Polda Metro Jaya sebanding dg polisi New York, Tokyo, London, dan Beijing. Bahkan, Singapura dan Kuala Lumpur tdk sebanding.” Mantap Bro Krishna. Negeri populasi 4 dunia ya levelnya New York dst masa KL sih. Alamat negara makin hadir nih seturut visi jl ideologisnya JKW-JK 

.

SBY: Saya Tak Menyalahkan Jokowi, Memang Tak Gampang Jadi Presiden

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. Semua orang tentu sdh tahu, RI-1 itu ga gampang. Tpi bahwa JKW bervisi jl ideologis 3sakti dg KERJA3X brpedoman agenda prioritas 9-cita (baca: “revolusi blm selesai”-nya BK), ini yg stdknya bagi kami bedanya dg Bp … (hlm 51a; hlm 57)

.

Fahri Hamzah: Jangan Sampai Kereta Cepat Jadi “Jokowi’s New Toy”

.

Komentar Redaksi Dasar Kita

.

#1. “Mengkritisi” atau “Menyebar Energi Negatif”? Klo kami bilang nada Anda pro-Tokyo & parpol Anda sepengamatan kami “tidak tulus prokonstitusi 18/8/45” sehingga kerap ga “nyambung”dg 3sakti-9-cita? Kilah Anda? (hlm 67a)