‘Itu Bagus untuk Bisnis, Memiliki Para Pengungsi Suriah yang Menderita’

.

Sumber: Russia Today/RT, alamat http://rt.com/op-edge/syrian-refugees-business-aid-611/

Dibahasaindonesiakan oleh Redaki Dasar Kita

 .

Para pengungsi Suriah yang baru tiba, melalui gerbang perbatasan selatan Akcakale di Sanliurfa pada 11 Januari 2014. (AFP Photo / Ozan Kose)

Para pengungsi Suriah yang baru tiba, melalui gerbang perbatasan selatan Akcakale di Sanliurfa pada 11 Januari 2014. (Foto AFP/Ozan Kose)

Semua bantuan yang datang melalui Turki ke Suriah sebenarnya diserahkan kepada para teroris, bukan kepada rakyat Suriah, konsultan pertahanan dan penelaah konflik Moeen Raoof menuturkan kepada RT.

RT: Anda mengklaim memiliki bukti para pemberontak terkait Al Qaeda mengulurkan tangan mereka pada bantuan bukan mematikan (non-lethal aid—Red DK) dari Barat. Bisakah Anda ceritakan pada kami tentang hal itu lebih lanjut?

Moeen Raoof: Mereka adalah kaum Muslim dari Inggris, yang mengumpulkan dana dari para simpatisan dan orang-orang yang ingin membantu para pengungsi Suriah.

Mereka mengumpulkan banyak uang dari perorangan, membeli ambulans dan juga obat-obatan serta barang-barang bantuan lainnya seperti pakaian, susu bubuk bayi, dan membawanya dalam konvoi ke Turki .

Dan kita tahu pasti bahwa bagian utara Suriah dikendalikan oleh para teroris.

Jadi semua bantuan yang datang melalui Turki sebenarnya diserahkan kepada para teroris dan bukan kepada rakyat Suriah di mana pun atas dasar kesetaraan.

RT: Rusia, Amerika Serikat dan PBB mencoba mengambil bagian untuk membicarakan perdamaian di konferensi Geneva-II pada minggu depan  (20-an Januari 2014—Red DK). Bisakah mengirim lebih banyak bantuan untuk kaum oposisi yang sesungguhnya mendorong mereka untuk terus berjuang?

MR : Itu yang terjadi, yang sebetulnya terjadi.

Apa yang terjadi di sini, itu tidak hanya memberikan mereka ketentuan—misalnya makanan dan bantuan bukan mematikan yang bagaikan kacamata khusus malam hari, sehingga mereka bisa menembak secara tersembunyi  para warga sipil—tetapi juga memberikan mereka otoritas moral untuk melanjutkan (perjuangan itu—Red DK).

Dan inilah, yang menjadi masalah utama.

Dan juga Prancis, Inggris dan Amerika Serikat memerankan polisi baik/polisi jahat, ketika AS mengklaim bahwa kehadiran mereka adalah untuk perdamaian dan kemudian (klaim-klaim—Red DK) yang lain bertentangan dengan itu.

Dan Anda tahu bahwa juru bicara John Kerry (ucapannya—Red DK) sendiri kontradiktif dirinya pada beberapa kesempatan sekarang ini.

Hallum Al-Amin, seorang pengungsi Suriah, duduk dengan anggota keluarganya di sebuah rumah di desa Qalawayeh, dekat kota Lebanon selatan Tirus, pada tanggal 12 Januari 2014. (AFP Photo / Mahmoud Zayyat)

Hallum Al-Amin, seorang pengungsi Suriah, duduk dengan anggota keluarganya di sebuah rumah di desa Qalawayeh, dekat kota Tirus, Lebanon selatan pada 12 Januari 2014. (Foto AFP/Mahmoud Zayyat)

RT: Banyak pihak juga memertimbangkan gencatan senjata parsial dan pertukaran tahanan pada Senin (20/1/2014—Red DK). Insentif macam apa yang dibutuhkan oposisi agar hal itu terjadi?

MR: Kaum Oposisi, yang sebenarnya mereka inginkan, hanyalah untuk membebaskan para pejuang mereka yang berada di bawah pengepungan, atau telah ditahan atau ditangkap sebagai tawanan perang .

Dan mereka ingin membebaskan para pejuang itu lantaran mereka sebetulnya tidak memiliki kartu yang kuat untuk bermain ketika datang ke perundingan Jenewa II .

Saya berpikir bahwa mereka sebenarnya ingin pergi dengan tangan yang kuat setelah para pejuang mereka dibebaskan dan cuma itu yang mereka inginkan. Mereka sama sekali tidak sungguh-sungguh tertarik pada perundingan.

RT: Inggris aktif terlibat dalam konflik ini. Tetapi mengapa Anda berpikir bahwa mereka menerima sangat sedikit dari jutaan pengungsi Suriah ?

MR: Para pengungsi adalah bisnis yang bagus.

Hal ini lebih memberikan tekanan pada masalah Suriah secara keseluruhan ketika Anda memiliki pengungsi yang menderita.

Jika setiap orang memberi suaka kepada pengungsi maka tidak akan ada lagi keadaan darurat.

Hal ini terjadi di Libia, di mana banyak pengungsi muncul di Tunisia dan Mesir.

Dan itu benar-benar bagus untuk bisnis, tidak hanya untuk lembaga-lembaga bantuan tetapi juga untuk media arus utama (mainstream—Red DK) yang bisa memutarbalikkan fakta yang mereka inginkan, dan pemerintah (mereka—Red DK) dapat mengklaim warga negara mereka bahwa mereka benar-benar harus pergi ke sana dan membantu, seperti yang kita tahu NATO lakukan di Libia dan mencoba untuk melakukannya di Suriah saat ini.

Jadi ya, itu bagus untuk bisnis, memiliki para pengungsi yang menderita .

RT: PBB mendesak negara-negara Barat untuk mengambil 30.000 pengungsi Suriah yang paling rentan. Apakah Anda pikir negara-negara ini akan membuka pintu mereka?

MR: Ya, lengkaplah sudah. Maksud saya, siapakah PBB itu?

PBB diabaikan selagi adem ayem dan dirayu ketika mereka bermain bersama dalam game.

Anda bisa melihat hal ini dari Navi Pillay (Komisaris Tinggi PBB untuk HAM—Red DK/ wikipedia) yang dulu memberikan bukti yang kebenarannya belum sahih kepada Dewan Keamanan PBB tentang Libia, dan kini Suriah.

Jadi PBB adalah underdog (diekspetasi kalah dalam kontes/yang sial—Red DK/The Free Dictionary by Farlex; Echols-Shadily, 2005) yang adem ayem, mereka  sesungguhnya tidak bisa berkata apa-apa dalam hal apapun. Maksud saya, Brahimi melakoni suruhan yang bodoh, sejujurnya​, seperti halnya peran ini yang diberikan pada Kofi Annan sebelumnya.

Berbagai pernyataan, pandangan dan opini yang dikemukakan dalam kolom ini adalah sepenuhnya dari penulis bersangkutan dan sama sekali tidak mewakili RT

 ooOoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s