Warita/Risalah Sekilas Mancanegara 14 Mar ’14-Terbarui (2/2)

Semenanjung Crimea Resmi Bergabung dengan Rusia

 .

Sumber: Kompas.com, 18/3/2014 

Selasa, 18 Maret 2014 | 20.06 WIB

.

KIRILL KUDRYAVTSEV / AFP Presiden Rusia, Vladimir Putin saat berpidato di depan parlemen Rusia soal referendum Crimea, Selasa (18/3/2014). Usai berpidato, Putin menandatangani traktat yang meresmikan Crimea menjadi bagian dari Federasi Rusia.

KIRILL KUDRYAVTSEV / AFP. Presiden Rusia, Vladimir Putin saat berpidato di depan parlemen Rusia soal referendum Crimea, Selasa (18/3/2014). Usai berpidato, Putin menandatangani traktat yang meresmikan Crimea menjadi bagian dari Federasi Rusia.

MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia, Selasa (18/3/2014), akhirnya menandatangani traktat untuk menerima Crimea menjadi wilayahnya menyusul hasil referendum yang menunjukkan sebagian besar warga semenanjung itu menginginkan kembali menjadi wilayah Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani naskah traktat itu bersama PM Crimea dan ketua parlemen Rusia, setelah sebelumnya memberikan pidato kenegaraan yang diwarnai tepuk tangan meriah anggota parlemen Rusia.

Dalam pidatonya, Putin menekankan bahwa hasil referendum Crimea yang menunjukkan 96 persen warga wilayah itu ingin bergabung dengan Rusia membuat hasil referendum itu tak bisa diragukan lagi.

Putin mengatakan secara sejarah, kebudayaan, keagamaan, dan spiritual terikat dengan Rusia, Ukraina, dan Belarus. Hal itu menunjukkan sikap Rusia terhadap semenanjung itu.

Putin menambahkan, Crimea memiliki catatan kelam dalam sejarah masa lampaunya, khususnya diskriminasi terhadap etnis Tatar Crimea dan etnis minoritas lainnya.

“Pemerintah Crimea mencari cara untuk mengobati luka itu. Salah satunya adalah menerima bahasa Tatar Crimea sebagai bahasa resmi bersama bahasa Rusia dan Ukraina,” ujar Putin.

Dalam pidato itu, Putin juga mengecam kebijakan mantan pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev. Sebab, di masa pemerintahan Kruschev, Crimea dihadiahkan kepada Ukraina tanpa persetujuan rakyat Crimea.

“Perpisahan Crimea dari Rusia kembali terjadi setelah bubarnya Uni Soviet. Ini juga menjadi kesalahan Moskwa,” tambah Putin.

Rusia, lanjut dia, menghormati hasil dari pecahnya Uni Soviet, termasuk fakta Crimea menjadi wilayah Ukraina saat itu.

Putin menegaskan, masalah Crimea ini tidak akan mengganggu hubungan Rusia dan Ukraina yang sudah berlangsung lama.

“Rusia memandang hubungan dengan Ukraina adalah hal yang terpenting,” ujar Putin.

Editor: Ervan Hardoko
Sumber:  Russia Today
ooOoo
Catatan Redaksi Dasar Kita 
(Dikutip utuh dari hlm 42c)
.
Redaksi merasa perlu mengutip utuh warita Kompas.com ini. Untuk menjadi bagian dari pewartaan warga dari kami–bersifat nirprofit ini–menyoal kedaulataan sebuah negeri, Krimea, yang dikehendaki oleh mayoritas rakyatnya.
.
Ketika, lagi-lagi pihak Barat (AS dan sekutunya) selalu saja menyoal “demokrasi” versi mereka, sesuai citra mereka sebagai imperialis.
.
Lalu, omong kosong soal hukum internasional. Hal yang terang-terangan diabaikan saat mereka menginvasi, campur tangan secara militer di Irak, Libia, Suriah. Dan kini sedang bersiap-siap dengan kekuatan militer dan sanksi terhadap Rusia.
.
Kaitan dengan kita? Kedaulatan berarti juga martabat sebuah nasion. Dan itu dikontribusikan oleh jati diri yang khas negeri bersangkutan. Ditentukan oleh syarat-syarat material dalam perjalanan sejarah, historical movement, yang unik milik mereka.
.
Presiden Jokowi, Redaksi harapkan kelak, akan membuat sebuah keputusan untuk membatalkan demi hukum UUD 2002 cacat hukum itu. Dengan konsekuensi paling “buruk” kita diametral dengan Barat. Melanjutkan perjuangan kemerdekaan yang sudah dicanangkan pada 17 Agustus 1945.
.
Kampanye pemilu legislatif yang Jokowi awali dari sarana-sarana fisik saksi dan bukti sejarah berdirinya sebuah Republik Indonesia, adalah sebuah tebar greget jauh di atas kegentaran kita menghadapi kaum imperialis.
.
Bukan semata meneruskan sikap anti-Barat-imperialis Soekarno. Tapi itu tadi. Untuk sebuah RI bermartabat. Sebuah RI perkasa berjati diri 3-sakti. (Simak hlm 42a)
.
Krimea juga Rusia menginspirasikan!
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s