Tiga Tanya untuk PDI-P
Jelang Kongres IV, Denpasar, Bali, 9-12 April 2015

.

Oleh Redaksi Dasar Kita

.

.

1) Bagaimana sejatinya sikap PDI-P terhadap UUD 2002?

 .

Sebuah konstitusi baru yang bukan lagi amendemen atas UUD 1945, yang diopsikan Dimyati Hartono dengan memberlakukan kembali konstusi awal tersebut plus diamendemen pada semangat Tritunggal (Pembukaan-Batang Tubuh-Penjelasan) UUD 1945?

.

2) Bagaimana sejatinya sikap PDI-P atas “4 pilar bangsa” (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika)?

.

Empat pilar yang sudah dibatalkan Mahkamah Konstitusi, sementara MPR (bukan lagi locus of power/Presiden bukan lagi “Mandataris MPR” sebagai produk UUD 2002) masih mensosialisasikannya dengan kata lain bukankah lembaga sangat terhormat ini sedang mengabaikan hukum dengan sengaja melawan keputusan MK meski kemudian ada “kompromi politik” antara MK dan MPR (sama-sama produk UUD 2002) ala “penyelundupan hukum” terbitnya UUD 2002 itu?

.

3) Bagaimana sejatinya sikap PDI-P terhadap “Jalan Ideologis” dari Visi Pemerintahan Jokowi-JK yakni Trisakti-Gotong Royong?

.

Jalan ideologis yang sesungguhnya merupakan bagian tak terpisahkan dari (pengeposan terbarui) Panca Azimat (Nasakom–Pancasila–USDEK–Trisakti–Berdikari) dengan cita-cita sebuah Indonesia yang Ampera (NKRI–Masyarakat Adil Makmur–Hapusnya Penindasan Manusia/Nasion atas Manusia/Nasion) sejatinya sebuah konsep Sosialisme Indonesia, yang kerap disebut-sebut dalam pidato-pidato Bung Karno selama periode (pengeposan terbarui) Kudeta Merangkak; khususnya Ampera yang seharusnya disosialisasikan PDI-P (ketimbang 4 pilar), sebuah gagasan cemerlang sesungguhnya juga ditujukan bagi dunia yang percaya akan masyarakat ideal: dari masing-masing sesuai kemampuannya, kepada masing-masing sesuai kebutuhannnya.

ooOoo

Catatan Redaksi Dasar Kita

Silakan klik kata-kata/kalimat yang berwarna biru, untuk akses ke halaman/pranala (link) terkait.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s