Presiden Tiongkok Mengusulkan Mimpi Asia-Pasifik

.
Sumber: chinadaily.com.cn, (Xinhua) Terbarui: November 9, 2014 10:52

.

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

Presiden Xi Jinping berbicara untuk membuka Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit di Beijing, pada 9 November 2014. [Foto oleh Xu Jingxing/Asianewsphoto]

Presiden Xi Jinping berbicara untuk membuka Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit di Beijing, pada 9 November 2014. [Foto oleh Xu Jingxing/Asianewsphoto]

.

BEIJING, 9 November — Presiden Tiongkok Xi Jinping, pada hari Minggu di Beijing, menyerukan upaya untuk menciptakan dan memenuhi mimpi Asia-Pasifik, [dan] mengatakan bahwa ekonomi Tiongkok akan membawa peluang besar dan manfaat bagi kawasan ini dan dunia.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada Asia-Pacific Economic Coorporation (APEC) CEO Summit, yang dihadiri lebih dari 1.500 pebisnis dari 21 anggota ekonomi APEC dan 17 negara dan kawasan lainnya

Asia-Pasifik memiliki dorongan yang kuat untuk pengembangan dan masa depan yang cerah, dengan bangkit tegak di dunia, namun wilayah ini sekarang berada “di persimpangan jalan”, kata Xi.

Beliau meyebutkan beberapa tantangan yang dihadapi kawasan ini, seperti dampak yang belum juga hilang dari krisis keuangan internasional, pemulihan yang rapuh di sejumlah [perekonomian] negara (economies–Red DK) , tugas yang berat dalam meningkatkan kesetaraan dan efisiensi ekonomi, serta arah dan prioritas yang berbeda dalam memercepat proses integrasi ekonomi regional.

“Prospek pengembangan kawasan kita bergantung pada keputusan dan tindakan yang kita ambil hari ini,” katanya. “Kita berkewajiban untuk membuat dan memenuhi mimpi Asia-Pasifik untuk rakyat kita.”

Ketika mengelaborasi gagasan tersebut, Presiden mengatakan mimpi itu adalah tentang tindakan dalam semangat komunitas Asia-Pasifik dan keluar dari rasa nasib bersama, mengikuti tren perdamaian, pembangunan dan kerjasama yang saling menguntungkan, dan bersama-sama bekerja untuk kemakmuran dan kemajuan kawasan ini.

Beliau menambahkan bahwa mimpi tersebut adalah tentang selangkah di depan (staying ahead—Red DK) pembangunan global dan membuat kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan umat manusia.

Mimpi tersebut juga tentang memiliki ekonomi yang lebih bergetar, perdagangan bebas dan fasilitasi investasi, jalan yang lebih baik, dan pertukaran antarwarga yang makin akrab (closer people-to-people exchange—Red DK), ujar Presiden.

Selain itu, mimpi tersebut adalah tentang memastikan keamanan dan kemakmuran yang lebih besar bagi rakyat dan memberikan anak-anak lingkungan yang lebih baik untuk tumbuh, bekerja dan hidup, ucapnya.

Untuk mewujudkan impian Asia-Pasifik itu, kawasan ini harus melipatgandakan upaya untuk menjalin kemitraan saling percaya, keterbukaan dan kerjasama saling untung (win-win cooperation—Red DK) dan bersama-sama membangun perekonomian terbuka, Xi mendesak.

Selain itu, perekonomian di kawasan ini perlu mengeksplorasi penggerak-penggerak (drivers—Red DK) baru bagi pertumbuhan dan menyiapkan cetak biru untuk konektivitas yang komprehensif, katanya.

Berbicara tentang Free Trade Area of the Asia-Pacific (FTAAP), presiden menyarankan kawasan ini tetap berkomitmen untuk membuka regionalisme sambil berusaha untuk memulai FTAAP.

[Perekonomian] negara harus “bekerja untuk arsitektur institusi-institusi ekonomi baru dan kerja sama regional yang terbuka, sehingga pintu Asia-Pasifik akan selalu terbuka untuk seluruh dunia,” ucapnya.

Sebagai kawasan yang paling cepat berkembang di dunia, Asia-Pasifik menyumbang 40 persen dari populasi global, 57 persen dari ekonomi global dan 48 persen dari perdagangan global.

Mengenai pengembangan ekonomi terbesar kedua di dunia, Xi mengatakan bahwa perekonomian Tiongkok telah tumbuh dengan mantap (steadly—Red DK) sebagai sebuah “normal baru” (a “new normal”—Red DK) sejak kemunculannya.

Di bawah syarat-syarat normal baru itu, ujar beliau, pertumbuhan ekonomi Tiongkok telah menjadi lebih stabil dan didorong oleh kekuatan-kekuatan yang lebih beragam sementara struktur ekonomi Tiongkok diperbaiki dan ditingkatkan, mendengungkan sebuah prospek pembangunan yang lebih stabil.

“Intensitas upaya kami untuk secara komprehensif memerdalam reformasi akan menentukan apakah kami akan berhasil menyesuaikan diri dengan normal baru itu,” tutur Xi pada hadirin.

Presiden mengatakan bahwa untuk reformasi yang komprehensif mendalam, Tiongkok perlu merangsang vitalitas pasar, memerluas jalan bagi inovasi, membuka diri lebih lanjut bagi standar yang lebih tinggi, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempromosikan kesetaraan sosial dan keadilan.

“Reformasi komprehensif mendalam tidak hanya akan membebaskan tenaga produktif tetapi juga melepaskan (unleash—Red DK) vitalitas masyarakat,” kata Xi. “Ini akan menjadi kekuatan pendorong yang kuat bagi pembangunan ekonomi dan sosial Tiongkok.”

Beliau berjanji bahwa Tiongkok akan tetap fokus pada pengelolaan urusan sendiri dengan baik dan berusaha untuk membawa lebih banyak manfaat kepada Asia-Pasifik dan dunia.

Tiongkok siap untuk bekerja dengan negara-negara lain dalam mempromosikan pembangunan “Silk Road Belt Economy” (Ekonomi Sabuk Jalan Sutra—Red DK) dan “21st Century Maritime Silk Road” (Jalan Sutra Maritim Abad ke-21—Red DK), mendorong untuk operasi awal Asian Infrastructure Investment Bank*, dan mendapatkan lebih lagi keterlibatan dalam kerja sama regional, ucapnya.

———

*(AIIB; Indonesia oleh tekanan Washington tidak ikut bergabung, simak warita terkait bersumber RT ini ; tapi pada pemerintahan Jokowi-JK, Jokowi mengatakan AIIB dapat berkantor pusat di Indonesia; Kompas.com, 16/11/2014, juga JK berkomentar ada kuntungan yang diperoleh Indonesia jika masuk menjadi anggota AIIB; Kompas.com, 17/11/2014; dan menurut Xinhua/English.news.cn Indonesia pada Selasa, 25 November 2014 menjadi founding member ke-22 AIIB yang didirikan pada 24 Oktober 2014 di Beijing, 4 hari setelah Jokowi-JK dilantik — Red DK).

“Sebagai kekuatan nasional yang secara keseluruhan bertumbuh, Tiongkok akan mampu dan bersedia untuk menyediakan barang-barang keperluan publik Asia-Pasifik dan dunia, terutama inisiatif baru dan visi untuk meningkatkan kerja sama regional,” Xi mengatakan dalam pertemuan tersebut.

ooOoo

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s