Tiongkok Ingin Membangun Reaktor Hibrida Fusi-Fisi pada 2030

.
Sumber: RT, http://www.rt.com/news/311486-china-fusion-fission-reactor/
Waktu Publikasi: 3 Agustus 2015, 19.26
.
Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

Kerja sama Sino-Prancis Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan yang dibangun di luar Taishan City di Provinsi Guandong © Peter Taman / AFP

Kerja sama Sino-Prancis Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Taishan yang dibangun di luar Taishan City di Provinsi Guandong © Peter Taman / AFP

..

Tiongkok akan membangun reaktor hibrida fusi-fisi (hybrid fusion-fission reactor – Red DK) pertama pada 2030, menurut laporan media lokal. Reaktor tersebut diharapkan untuk mendaur ulang limbah energi nuklir yang membuat produksi energi lebih ramah lingkungan.

Rencana ambisius ini merupakan karya dari bagian paling rahasia (top secret – Red DK) Akademi Teknik Fisika Tiongkok di Sichuan, di mana Tiongkok mengembangkan senjata nuklirnya, “China Daily Mail” melaporkan. Rencana tersebut diumumkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “China Science and Technology Daily”, sebuah surat kabar resmi dari Kementerian Ilmu dan Teknologi.

Platform penelitian eksperimental akan dibangun pada 2020 sementara keseluruhan sistem akan dilansir pada 2030, ujar Huang Hongwen, manajer wakil proyek, “China Daily Mail” melaporkan, Sabtu (1/8/2015—Red DK).

Para peneliti percaya bahwa reaktor hibrida tersebut akan menghasilkan listrik dua kali lebih banyak dibanding reaktor modern. Reaktor ini juga diyakini lebih aman karena segera dapat dihentikan dengan memutuskan pasokan daya (listrik – Red DK) dari luar (external – Red DK).

Reaktor-reaktor dewasa ini hanya menggunakan teknologi fisi yang artinya membagi atom setengahnya (dividing atoms in half – Red DK) sementara teknologi fusi-fisi masa depan akan menggabungkan dua atom menjadi satu (merge two atoms in one – Red DK). Inti (core – Red DK) dari reaktor hibrid baru tersebut akan menjadi reaktor fusi yang akan didukung (powerd by – Red DK) oleh sebuah reaktor fisi 60 triliun ampere.

Prinsip dasar dari reaktor hibrida adalah daur ulang uranium-238 — yang merupakan komponen utama limbah nuklir — menjadi bahan bakar baru. Reaktor tersebut akan menjadi terobosan dalam teknologi ramah lingkungan dan khususnya sebuah solusi atas masalah limbah nuklir Tiongkok, yang tidak memiliki fasilitas daur ulang dan harus menyimpan limbah tersebut di dalam kawasan pembangkit tenaga nuklir.

Reaktor fusi-fisi hybrid juga bisa memecahkan masalah penting lain untuk Cina – kekurangan uranium. Menurut penelitian China dapat memenuhi tuntutan uraniumnya hanya satu abad, sementara menggunakan teknologi fusi-fisi akan tersedianya uranium selama beberapa ribu tahun.

BACA LEBIH LANJUT: Rusia mengembangkan reaktor hibrida fusi-fisi, menawarkan peranan Tiongkok

Reaktor hibrida fusi-fisi juga bisa memecahkan masalah penting lainnya bagi Tiongkok — kekurangan uranium. Menurut penelitian, Tiongkok dapat memenuhi tuntutan uraniumnya selama hanya satu abad, sementara menggunakan teknologi fusi-fisi uranium akan tersedia selama beberapa ribu tahun.

Beberapa ilmuwan memiliki keraguan mengenai apakah rencana Tiongkok itu realistis. “Sebuah reaktor fusi yang layak (saja – Red DK) belum tampak, boro-boro bicara hibrida,” seorang fisikawan yang tidak disebutkan namanya dari Universitas Tsinghua mengatakan kepada SCMP.

“Ini seperti berbicara tentang mobil hibrida bahkan sebelum motor bakar (internal combustion engine – Red DK) ditemukan. Kami bakal beruntung bisa memiliki reaktor fusi pertama dalam 50 tahun. (ke depan – Red DK). Saya tidak berpikir hibrida dapat dibangun jauh sebelum itu”, imbuhnya.

Tiongkok bukan satu-satunya negara yang telah mencoba untuk menciptakan reaktor hibrida fusi-fisi. Proyek serupa sedang dikembangkan di Rusia, Jepang, Uni Eropa dan Amerika Serikat. Tapi bagaimanapun, Tiongkok adalah negara pertama yang telah memiliki rencana yang pasti.

ooOoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s