Populisme Marxis di Amerika Latin: Kenapa Tidak Name and Shame*?

.
Oleh Adolpho Lindenberg

Presiden Institut Plinio Corrêa de Oliveira

.

.
Sumber: Canada Free Press, http://canadafreepress.com/article/74223

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.
* Name and Shame: seseorang, kelompok atau bisnis yang disebut oleh publik telah melakukan sesuatu yang salah – Red DK/Wikipedia.

.

.
Brasil dan Amerika Latin akan terus terjerembab dalam gorong-gorong berbahaya menuju jurang di mana Venezuela dan Kuba sudah menemukan diri mereka.

.
Dalam kritik dewasa ini atas Pemerintahan-pemerintahan ‘Bolivarian’ di Amerika Latin (Venezuela, Argentina, Bolivia, Ekuador dan Brasil) korupsi sangat ditekankan seolah-olah hal tersebut adalah penyebab utama dari kebijakan-kebijakan ekonomi yang salah arah (misguided – Red DK) saat ini.

Namun, sangat sedikit orang-orang yang name and shame atas esensi riil dari masalah – yang merupakan sosialisasi – sayap kiri (left-wing – Red DK) dan karakter Marxis gerakan populis.

Dengan memusatkan persoalan pada isu korupsi, sebagian besar dari masalah utama disingkirkan. Karena itu orang akan memerolah kesan bahwa para politisi populis di Amerika Latin bertindak terutama lantaran didorong oleh (isu – Red DK) korupsi atau kepentingan-kepentingan demagogis (bersifat demagog/pemimpin yang pandai menghasut rakyat untuk membangkitkan semangat dengan tujuan memeroleh kekuasaan — Red DK)..

Jadinya, name and shame diperlukan.

Ini berarti menyatakan – bagi semua orang agar mendengar – bahwa sementara para politisi populis di Amerika Latin (Brasil dalam hal ini, seperti yang diajukan oleh Partai Buruh berkuasa) mengusung kiri mereka yang bias (their leftist bias – Red DK), mentalitas sosialis mereka dan – di kepala mereka – gagasan Marxis mereka yang usang, Brasil dan Amerika Latin akan terus terjerembab dalam gorong-gorong berbahaya menuju jurang di mana Venezuela dan Kuba sudah menemukan diri mereka.

Fitur umum lainnya yang hadir pada Pemerintah-pemerintah Bolivarian saat ini adalah secara intens – nyaris patologis – kebencian atas Amerika Utara.

Di kalangan cerdik pandai Brasil saat ini, salah satu promotor utama dari garis pemikiran ini adalah Marcos Aurélio Garcia, penasehat Presiden Brasil Dilma Rousseff. Pak Garcia adalah seorang kiri-garis keras terkenal, yang telah mengartikulasikan dukungan ekonomi dan politik terhadap rezim Kuba dan Venezuela.

Dengan cara yang sama bahwa beberapa penyakit yang terdeteksi melalui beberapa gejala berandang (gamblang – Red DK), kita dapat mengatakan bahwa permusuhan saat ini terhadap Amerika Serikat – meskipun Dilma baru-baru ini berkunjung ke negara itu — adalah tanda jelas lain lagi yang mengkomfirmasikan mentalitas populis dan haluan kiri ini.

Untungnya, pada momen bencana ini terutama bagi Amerika Latin secara keseluruhan dan Brasil pada khususnya, ada banyak orang yang ingin mengubah arah ini yang sekarang membawa kita menuju jurang sosial dan politik.

Pertama-tama, ini sangat mendesak bahwa kita menarik perhatian pada ideologi Marxis sebagai dasar (/yang mendasari: underlying Marxist ideology – Red DK) yang masih dominan pada banyak figur-figur politik terkemuka, seperti juga di Universitas kami dan di media.

.
ooOoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s