121. Peng Red (119) – 14 Jul ’18

Standar

121. Pengantar Redaksi (119) – 14 Juli 2018

.

Kawan, Selamat Datang di blog kami pengeposan (posting) ke-119 bertarikh 14 Juli 2018.

Silakan saja simak/klik selengkapnya warita di bawah ini.

Selamat Membaca Kawan Pembaca Budiman.

Semoga media pewarta warga ini bermanfaat.

.

ooOoo

.

Negosiasi Panjang Freeport,

RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

.

Sumber: Tempo.co, Kamis, 12 Juli 2018 18:06 WIB

Reporter: Tempo.co

Editor: Dewi Rina Cahyani

.

DK-121a-Freeport Tempo dot co
Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Freeport

TEMPO.COJakarta – Negosiasi antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia mencapai kata sepakat. Sore ini, Kamis, 12 Juli 2018, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan penekenan perjanjian awal, yang disebut pula heads of agreement atau HoA, antara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) serta Freeport dan Rio Tinto.

Menurut Sri Mulyani, perjanjian tersebut merupakan sebuah langkah yang maju dan strategis untuk mewujudkan kesepakatan antara pemerintah dan perusahaan asal negeri Paman Sam itu, yang sebelumnya diumumkan pada 27 Agustus 2017.

.

Selengkapnya simak/klik hlm 121a.

.

Iklan

120. Peng Red (118) – 14 Jun ’18

Standar

120. Pengantar Redaksi (118) – 14 Juni 2018

.

Kawan, Selamat Datang di blog kami pengeposan (posting) ke-118 bertarikh 14 Juni 2018.

Silakan saja simak/klik selengkapnya warita di bawah ini.

Selamat Membaca Kawan Pembaca Budiman.

Semoga media pewarta warga ini bermanfaat.

.

ooOoo

.

Jabat Tangan Bersejarah: Tatap Muka Kim-Trump di KTT Singapura (VIDEO, FOTO) [RT/Russia Today]

.

Sumber: RT/Russian Today

.

Waktu Publikasi: 12 Juni 2018 01:05
Waktu Sunting: 12 Juni 2018 03:38

.

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump telah tiba di Singapura, tempat [berlangsungnya] KTT. Pertemuan pertama yang bersejarah dari kedua pemimpin tersebut akan membahas perjanjian damai dan denuklirisasi Semenanjung Korea.

.

Selengkapnya simak/klik hlm 120a.

.

ooOoo

119. Pengeposan Khusus (117) Memeringati Hari Lahir Ho Chi Minh ke-128, 19 Mei 2018: Kicauan Presiden Venezuela Nicolas Maduro (@NicolasMaduro)

Standar
DK-119-Pengeposan Khusus Harlah HO Chi Minh
(Screenshot kicauan/twiter Presiden Venezuela Maduro, memeringati 128 tahun Ho Chi Minh, 19 Mei 2018 — grafis oleh Red DK)

.

128 tahun yang lalu lahir pemimpin revolusioner gerakan kemerdekaan Vietnam dan pendiri Partai Komunis negara itu, Ho Chi Minh. Akan terus menjadi contoh bagi rakyat-rakyat yang berjuang untuk sosialisme dan penentuan nasib sendiri bagi rakyat itu. (@NicolasMaduro)

.

1890 lahir Ho Chi Minh, politisi Vietnam.

(Teks foto patung Ho Chi Minh di atas — Red DK)

.

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

DK-119-Pengeposan Khusus Harlah Ho Chi Minh-02
(Kicauan kami, Redaksi DK, dalam bahasa Inggris, ke akun Bapak Presiden Venezuela Maduro — Red DK)

.

ooOoo

118. Pengeposan Khusus (116): Terorisme Adalah Tindakan Pengecut dan Biadab, Pemerintah Tidak Akan Kompromi, 14 May 2018 (Presidenri.go.id)

Standar

Terorisme

Adalah Tindakan Pengecut dan Biadab,

Pemerintah Tidak Akan Kompromi

.

Sumber: Presidenri.go.id, 14 May 2018

.

DK-118-Presidenri-go-id-14 Mei 2018-Perppu anti-terorisme-01

.

Menanggapi aksi teror bom di Poltabes Surabaya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

.

DK-118-Presidenri-go-id-14 Mei 2018-Perppu anti-terorisme-01

DK-118-Presidenri-go-id-14 Mei 2018-Perppu anti-terorisme-02

 

 

 

 

 

.

.

.

  1. Setelah kejadian di tiga lokasi di Surabaya kemarin, tadi malam ada satu kejadian lagi di Sidoarjo, dan pagi ini terjadi lagi bom bunuh diri di Polrestabes, Surabaya lagi.
  2. Tindakan ini adalah tindakan pengecut, tindakan yang tidak bermartabat, tindakan yang biadab. Dan perlu saya tegaskan lagi, kita akan lawan terorisme, dan kita akan basmi terorisme sampai ke akar-akarnya.
  3. Saya perintahkan kepada Kapolri untuk tegas, tidak ada kompromi, dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan untuk menghentikan aksi-aksi teroris ini.
  4. Saya juga meminta kepada DPR dan kementerian-kementerian yang terkait, yang berhubungan dengan revisi UU Tindak Pidana Terorisme, yang sudah diajukan pada bulan Februari 2016 yang lalu, artinya sudah dua tahun, untuk segera diselesaikan secepat-cepatnya, dalam masa sidang berikut, yaitu pada 18 Mei yang akan datang.
  5. Ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat, bagi Polri untuk bisa menindak tegas terorisme, dalam pencegahan maupun dalam penindakan.
  6. Kalau nantinya di bulan Juni 2018, di akhir masa sidang, belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu.

.

117. Pengeposan Khusus (115): Pernyataan Pers Presiden Jokowi, Terkait Tindakan Narapidana Terorisme, Terhadap Aparat Keamanan di Mako Brimob — 10 Mei 2018 (Tweet @jokowi)

Standar
DK-112b-Jkw-Teroris Mako Brimob-02

Screenshot/grafis Tweet Presiden Jokowi @jokowi, 10 Mei 2018

.

Kita semua bersatu melawan terorisme. Terorisme adalah musuh kemanusiaan. Tidak ada tempat untuk terorisme di Indonesia — Jkw

.

 

DK-112b-Jkw-Teroris Mako Brimob

.

116. Pengeposan Khusus (114) Memeringati Hari Lahir Karl Marx ke-200, 5 Mei 2018: “Sebuah Penghargaan untuk Trier” oleh Wu Weishan [Pematung Tiongkok Pembuat Patung Perunggu Karl Marx untuk Trier] (China Daily/China.org.cn)

Standar

Patung Karl Marx di kampung halamannya menanamkan jiwa filsuf dengan seni, tulis pematung Wu Weishan

.

DK-116-Statue in Tier
Seniman Tiongkok Wu Weishan mengerjakan patung filsuf Jerman Karl Marx di studionya. Patung itu akan diresmikan di Trier, Jerman, pada Sabtu [5/5/2018], kelahiran ke-200 Marx. [Foto diberikan ke China Daily; dari sumber: China Daily–RDK]

.

Sebuah Penghargaan untuk Trier

.

Oleh Wu Weishan, Direktur National Art Museum of China

.

Sumber: China Daily/China.org.cn, 4 Mei 2018

.

Dibahasaindonesiakan oleh Redaksi Dasar Kita

.

Dalam sejarah peradaban manusia, masyarakat telah mendirikan patung-patung untuk menunjukkan pengakuan mereka terhadap nilai-nilai manusia [human values] dan untuk memeringati orang-orang yang memiliki signifikansi khusus [special significane].

Dengan demikian, sejarah Barat dapat dibaca melalui patung-patung yang tidak hanya tentang apresiasi estetika tetapi juga memiliki nilai dari budaya dan era-penting [cultural and epochal value].

Pada peringatan ke-200 kelahiran Karl Marx, patung perunggu Marx, dengan ketinggian 5,5 meter, akan menempati sebuah lapangan umum di Trier, Jerman, kampung halaman [kelahiran] Marx pada Sabtu [5/5/2018].

Patung itu juga mencerminkan tradisi historis dan budaya yang mendalam dari kota tersebut [the city’s profound historical and cultural traditions].

Sebagai pematung dari patung perunggu tersebut, saya bangga bahwa kemunculannya di Trier menarik perhatian dunia.

Berhubung sejarah telah memercayakan saya misi untuk menanamkan jiwa filsuf dengan seni, hal yang bukan hanya tentang penyampaikan gaya dan emosi pribadi, tetapi juga persahabatan antara warga Tiongkok dan Jerman.

Mengenang dua tahun proses penciptaan patung membangkitkan gelombang emosi dalam diri saya.

Kisah dimulai dengan perjalanan saya ke Trier pada Januari 2016, dengan rasa hormat dan impian selama beberapa dasawarsa.

Sebagai salah satu kota tertua di Jerman, Trier sudah memeroleh kemasyhuran sejak 2.000 tahun yang lalu pada masa Romawi. Sungai Moselle yang mengalir pelan meliuk-liuk, mencerminkan keanggunan kota dan kesederhanaan primitif. Bukit-bukit batu-pasir merah dan hutan ungu hangat di bawah sinar mentari musim dingin bergema dengan arsitektur Romawi, yang nada puitisnya mengingatkan saya pada lukisan-lukisan minyak Renaissance awal.

Menyaksikan sekian banyak pejalan kaki datang dan pergi selama ribuan tahun, jalan-jalan batunya kilap berkilauan. Melodi kudus dari organ gereja dan irama kehidupan yang lamban menuturkan sejarah panjang kota ini. Semuanya ini dipenuhi dengan kedalaman historis dan kultural dari tempat kelahiran orang besar itu.

Wolfram Leibe, Tuan Walikota, Andreas Ludwig, Direktur Departemen Perencanaan Kota, dan seluruh warga, saya lihat bersemangat tinggi.

Di Karl Max House, bekas kediaman Marx, saya merasakan mengapa seorang anggota keluarga pengacara dilahirkan dengan gen akal dan logika [gens of reason and logic]. Marx telah menghabiskan masa kecilnya dan sebagian dari kehidupan remaja di Trier sebelum ia melanjutkan ke Universitas Bonn pada usia 17, dan kemudian belajar hukum di Universitas Berlin, di mana ia terpesona oleh filsafat dan sejarah.

Selangkah demi selangkah, ia berjalan menuju garis depan kebudayaan Eropa dan kemudian membuat jalannya sendiri menuju dunia.

Itulah saat saya muncul dengan konsep patung Marx. Ditemani oleh Walikota, kami pergi ke lokasi patung yang sudah dirancang.

Mengetahui bahwa kota [Trier]  mengundang seorang seniman Tiongkok untuk patung itu, beberapa rekan Jerman saya datang dari Berlin. Dan sejumlah wartawan, para perwakilan warga serta role-players of Marx juga ada di sana.

Di Jerman, untuk membangun patung di ruang publik, diperlukan partisipasi sosial, diskusi publik berulang kali di media dan pemungutan suara melalui parlemen.

Menghadapi media dan publik, saya berbicara tentang komitmen Marx terhadap dedikasi kebahagiaan untuk semua orang, ketekunannya dalam mencari kebenaran, ketenangannya ketika mengatasi kesulitan dalam hidupnya, serta optimisme dan keyakinannya untuk memperkaya hidupnya. Marx telah dipilih sebagai “pemikir terbesar milenium” oleh pembaca BBC News Online dan posisi teratas beberapa daftar filsuf terbesar dalam sejarah, yang membuat Jerman bangga.

Selama satu abad, masyarakat Tiongkok telah mencapai kemajuan besar dengan menggabungkan Marxisme dengan realitas sosial Tiongkok.

Dalam arti itu, patung Marx oleh seorang pematung Tiongkok akan menjadi ikatan persahabatan antara Tiongkok dan Jerman.

Sebagai seorang seniman Tiongkok, saya tumbuh dengan potret Marx di rumah. Gaya rambut dan kumisnya yang ikonik, sama seperti ekspresinya yang dalam [thoughtful] itu, berlabuh di hati dan jiwaku.

Citra seseorang berubah sesuai dengan tahapan yang berbeda dalam hidupnya.

Sebagai patung luar ruangan [outdoor] besar yang pertama di kota itu, saya bermaksud untuk menyelaraskannya dengan identitas Marx sebagai seorang pemikir dan filsuf besar dan sementara itu menerapkan citra yang telah mewakili impresi orang-orang Tiongkok tentang dirinya.

.

DK-116-A Tribute in Tier-02
Patung perunggu Karl Marx yang dibuat oleh Wu Weishan. [Foto diberikan ke China Daily; dari sumber China Daily–Red DK]

.

Saya ingin patung itu ditempatkan di ruang terbuka. Tidak seperti patung-patung firaun Mesir, Buddha dan ikon agama lainnya, atau patung politisi dengan gesture [gestur-Wikipedia], patung Marx harus menekankan kebesarannya sebagai manusia biasa.

Saya berpikir tentang dia yang sedang duduk atau berdiri, tetapi kemudian memutuskan gerakan maju [forward movement] dari patung itu, mengingat bahwa ide-idenya telah memainkan peran tidak hanya di zamannya tetapi juga di masa depan.

Saya mengapresiasi Walikota, bahwa beliau respek pada desain saya. Dan Ludwig menemaniku di tengah hujan, memutuskan lokasi dan ketinggian patung. Akhirnya, kami memutuskan bahwa patung itu akan berada di depan museum kota, dekat Porta Nigra, arsitektur Romawi, yang dengan Karl Marx House hanya berjarak 200 meter.

Jelas, patung itu, yang tingginya ditentukan sekitar 6 meter, akan berintegrasi dengan lingkungan tersebut.

Dengan konsensus pada patung itu, orang Jerman bersulang perpisahan bersama saya [toasted me goodbye] dengan anggur lokal dan saya menulis: “Kampung halaman dari seorang lelaki yang luar biasa — rumah rohani permanen kami.”

Dan Walikota menulis bahwa patung Karl Marx tersebut akan membangun sebuah jembatan emas antara Tiongkok dan Jerman.

Segera setelah kembali ke Tiongkok, saya memulai penciptaan saya. Bahkan, saya telah membuat beberapa patung Marx dalam beberapa tahun terakhir, terus menerus memelajari literatur dan konsultasi dengan para peneliti filsafat Marxis selama proses tersebut. Akumulasi pengalaman memungkinkan saya untuk membandingkan dari berbagai perspektif dan menemukan posisi dan cara berekspresi yang akurat.

Dengan inspirasi dari kampung halaman Marx, saya menciptakan sebuah maket berukuran 60 sentimeter, yang menyajikan Marx mengenakan mantel dan berjalan melawan angin dengan sebuah buku di tangannya. Rambut dan jenggotnya yang lebat, konsisten dengan ekspresi wajah dan sedang melangkah [pace] itu. Base-nya didesain sebagai poligon [“sudut banyak”], melambangkan perjalanan hidup Marx: Trier, Bonn, Berlin, Paris, Brussels dan London.

Para pakar di Trier mengakui desain tersebut, memuji bahwa [patung] itu menggabungkan semangat Marx.

Tak lama, Leibe datang ke studio saya di Beijing. Setelah melihat maket berukuran 60 sentimeter dan model intermediate setinggi 2,3 meter, ia dengan suka cita mengatakan bahwa Karl Marx telah hidup kembali dan filsafatnya telah divisualisasikan pada abad ke-21.

Menurut Leibe, Trier telah [merencanakan] mendirikan patung setinggi 6,9 meter berdasarkan desain saya setelah mengumpulkan pendapat umum. Dia secara pribadi menghabiskan satu hari bepergian dengan bus dan mendapatkan umpan balik publik. Desain diterima oleh mayoritas besar [vast majority] dan memenangkan 42 suara dari total 53 di dewan kota, dengan empat abstain. Sarannya hanya untuk menyesuaikan ketinggian patung agar pas dengan tampilan ruang.

Kemudian saya melakukan banyak interaksi tatap muka dan video mengenai ukuran patung tersebut. Kami memutuskan bahwa patung harus setinggi 4,6 meter dan dasanya harus 90 sentimeter, menambahkan hingga 5,5 meter, yang menunjukkan hari lahir Marx dan cocok dengan lingkungan secara keseluruhan.

Pada Januari 2017, Ludwig mengunjungi studio saya bersama dengan ahli seni dan teknik serta jurnalis Jerman. Dengan menaiki perancah [scaffold] setinggi 4,6 meter dan menyaksikan model terakhir patung Marx, dia mengatakan kepada para reporter, “Ini adalah Marx di lubuk hati kami!”

Mereka yang hadir melihat bahwa sosok Marx menyerupai pegunungan dan bumi, dan bahkan lipatan jubahnya mengalir dengan keanggunan alami. Saya memberi tahu mereka bahwa itu terinspirasi oleh pemandangan Trier yang indah dan freehand brushwork [Wikipedia] dari karya seni Tiongkok. Garis-garis kaligrafi Tiongkok dan Sungai Moselle memberkahi patung dengan spiritualitas seni.

Saat membuat patung tersebut, saya menggabungkan realisme Barat dan impresionisme Tiongkok. Patung-patung realistis Barat dari Yunani dan Roma kuno telah memberi saya pisau tajam untuk memunculkan bentuk fisik dan roh karakter, sedangkan impresionisme Tiongkok memberi saya sayap untuk mengekspresikan sentimen puitis dengan bebas.

Apa yang selalu saya perjuangkan adalah mengubah patung-patung saya menjadi filosofi puitis.

Ludwig adalah arsitek dan perencana kota yang sangat berprestasi, yang penuh gairah dan rasional. Setelah melihat patung itu, dia menulis bahwa dia senang menyaksikan pengubahan konsep menjadi kenyataan.

“Apa yang kita lihat dan rasakan adalah sublimitas murni [sublim-KBBI daring]. Karya-karya Marx dihidupkan kembali. Patung Profesor Wu penuh dengan vitalitas,” imbuhnya.

Meskipun saat itu musim dingin, studio menjadi hangat dengan passion, persahabatan, seni, dan filsafat. Di depan patung Karl Marx, Tiongkok dan Jerman membuat perbincangan spiritual tentang seni.

Setelah patung itu selesai dan dikirim ke provinsi Shanxi untuk pengecoran [casting], saya masih khawatir.

Model tanah liat dibuat di dalam ruangan, sehingga pencahayaan luar ruangan dapat menghasilkan penyimpangan visual pada bentuk [shape] dari patung.

Untuk memastikan efek visual luarnya, saya memindahkan model itu kembali ke Beijing dan memodifikasinya di luar ruangan persegi. Itu adalah awal Februari ketika Beijing berada di antara -8 C dan -12 C. Saya naik turun perancah dalam angin dingin dan membentuk model dengan plester. Setelah 5 jam kerja terus menerus, tangan saya hampir membeku.

Pada pagi hari 28 Februari [2017], pengecoran perunggu selesai dan patung itu akan diangkut ke Jerman dengan pesawat besar. Saya pergi ke bandara untuk melihat kepergian patung tersebut dan menunggu di apron [KBBI daring] dari jam 1 dini hari sampai jam 5 pagi. Tepat ketika hari mulai menyingsing, pesawat perlahan-lahan bergerak dan dengan cepat lepas landas, membawa harapan terbaik dari rakyat Tiongkok.

Patung perunggu Karl Marx telah didirikan di kampung halamannya! Dua ratus tahun sudah, sejak kelahiran Marx hingga patung tersebut dipasang.

Hidup itu terbatas tetapi rohnya tidak terbatas. Buku di tangan Marx dan jalan di bawah kakinya telah sepenuhnya membuktikan bahwa umat manusia akan terus maju dengan kebijaksanaan dan kekuatannya sendiri.

.

ooOoo

.

115. Pengeposan Khusus (113) Pertemuan Historis “Inter-Korean Summit”: Kim Jon-un – Moon Jae-in, 27 April 2018, Panmunjom-Korea Selatan (CGTN/YouTube)

Standar
DK-115-Pengeposan Khusus INTER-KOREAN SUMMIT
(“Inter-Korean Summit” Kim Jong-un – Moon Jae-in, 27/4/2018, Panmunjom-Korea Selatan — Screenshot & grafis oleh Red DK; sumber: CGTN/YouTube)

Simak via YouTube

.

Pertemuan ini juga memiliki nilai simbolis yang tinggi.

Dengan melintasi perbatasan Korea Selatan berjalan kaki kemudian disambut Moon di sisi yang lain, Kim membuat sejarah, menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang menginjakkan kaki di tanah Korea Selatan sejak perang antara keduanya berakhir pada 1953.

Kim dan Moon berjabat tangan di garis demarkasi, tersenyum saat mereka berpose untuk foto. Pada satu momen, kedua pemimpin itu dengan singkat melangkah ke wilayah Korea Utara sebelum kembali ke bagian selatan perbatasan, di mana mereka disambut oleh Garda Nasional Korea [Selatan].

Sebelum pertemuan di balik pintu tertutup dimulai, Kim meninggalkan catatan di buku tamu  “rumah perdamaian.”

.

“Sebuah sejarah baru dimulai sekarang.

Sepenggal kala dari titik awal sejarah,”

bunyinya.

.

(Dikutip dan dibahasaindonesiakan oleh Red DK dari sumber RT/Russia Today “Historic meeting between North & South Korea leaders kicks off (VIDEO)”, 27 Apr 2018)

 

.